top of page
  • Christian Aditya

Sold Out

Updated: Feb 22, 2021

Kabar baik : GR Yaris terkonfirmasi masuk Indonesia, akhirnya. 125 unit saja, dari 25.000 unit se-dunia.


"Kalau unit memang belum ada di diler, tapi dari informasi banyak yang sudah pesan, jadi bisa saja memang kuotanya sudah penuh. GR Yaris itu kan beda, jadi unitnya mungkin terbatas, sedikit sekali," kata wiraniaga tersebut, Rabu (17/2/2021).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikabarkan Ludes Terjual, Ini Kata Toyota Indonesia Soal GR Yaris", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/17/153100215/dikabarkan-ludes-terjual-ini-kata-toyota-indonesia-soal-gr-yaris.
Editor : Stanly Ravel

Kabar buruknya : semuanya sold out. Ludes terjual.


Artinya kita hanya tinggal menunggu unit bekasnya saja, sudah pasti tidak kebagian.


Menariknya, Toyota Astra bahkan belum merilis price list resmi dari GR Yaris. Yang beredar kebanyakan adalah harga NJKB : sekitar 450 juta-an.


NJKB Toyota GR Yaris sekitar 450 juta-an. Jangan tanya kenapa bisa jadi 850 juta. CBU, All wheel drive, sangat obvious.

( sumber )


Tetapi beberapa tenaga penjual Toyota mengatakan infonya akan berada di harga 850 juta-an. Pembeli yang berminat memberi booking fee sebesar 100 juta Rupiah dan barang akan delivery sekitar bulan November.


Mengenai spesifikasi teknis GR Yaris sudah pernah saya bahas di sini. Tidak dilakukan penyesuaian tentu saja karena ini adalah mobil Homologation Special.


Tetapi pertanyaan lebih penting yang mungkin anda tanyakan sekarang - setelah unitnya sold out, mengingat GR Yaris adalah mobil super-limited adalah :


Bagaimana potensi "penggorengan" nya ?


Bicara hukum pasar : demand and supply , tentu fakta yang sudah terlihat jelas di sini adalah supply nya yang rendah, hanya 125 unit saja.


Di sinilah keuntungan mobil super-limited seperti GR Yaris ini, limited units artinya memungkinkan harga bekasnya cukup kuat, atau bahkan ter-apresiasi / naik.


Tetapi pertanyaan kuncinya adalah pada demand. Adakah permintaan yang cukup untuk membuat harganya "naik" ?

Toyota GR Yaris.

( sumber )


Menjual sebuah mobil dengan embel - embel "limited" tidak serta merta membuatnya jadi berpotensi ada di wajan penggorengan rupiah. Jika itu bukan mobil yang diinginkan banyak orang.


Harga akan naik jika permintaan tinggi tetapi suplai terbatas. Pertanyaannya mungkinkah membuat demand lebih dari 125 unit untuk sebuah mobil reli berwajah Yaris ? Apakah ini sesuatu yang semua orang inginkan ?


Facing the "Giants"


Kita tak akan pernah punya kesempatan melihat GR Yaris di showroom Toyota sebagai mobil baru karena mobilnya sold out - unless anda punya koneksi "orang dalam" dan bisa lihat unit sebelum dikirim.


Tetapi dalam konteks goreng-menggoreng, tentu saja konteksnya adalah second-hand market. Mobil bekas. Seberapa kuat showroom dan pemilik dapat "menggoreng" GR Yaris ?


Masalah utama GR-Yaris sebagai performance car apalagi dengan embel - embel "rally-bred" adalah ia harus menghadapi nama-nama besar seperti Mitsubishi Evo dan Subaru WRX STi.


Tentu saja mobil seperti GR Yaris bukan untuk kaum mending ini-mending itu - ini mobil khusus penggemar. Tetapi jika kita berpikir dengan isi kepala pembeli performance car bekas, dan anda adalah seorang rally fans yang akhirnya punya 1 miliar in your pocket untuk jatah beli mobil baru : will you pick GR Yaris, over Evo atau Subaru ? Bahkan jika dengan embel - embel eksklusivitas yang ditawarkan sebanyak 125 unit se-Indonesia raya ?


I doubt that.


Status limited mungkin masuk salah satu pertimbangan - Mitsubishi Evo MR atau WRX STi Spec-C memiliki harga pasar lebih tinggi dari versi reguler.

Lancer Evolution VIII MR 2004 di harga 790 juta pada tahun 2018.

( sumber )



WRX STi spec-C, terpantau dijual di harga 615 juta, lebih mahal 200 juta-an dari versi regulernya.

( sumber )


Tetapi ada faktor lain yang bermain : numbers, dan heritage.


Pembeli performance cars tidak membeli mobilnya untuk ditaruh di garasi lalu dilap-lap seperti pembeli Mercedes klasik berstatus limited. Mereka akan membawa mobilnya turun ke jalan, membakar berpuluh-puluh liter bensin menjadi suara dan akselerasi kencang nan brutal. Mereka akan membeli performance parts, dan menaikkan mobilnya ke dyno.


Jadi, status limited sebenarnya bukan sesuatu yang terlalu penting bagi pembelinya.


Lalu soal heritage... siapa yang meragukan rally heritage dari Subaru WRX STi atau Mitsubishi Evo ? Yang membuat Evo dan STi mempunyai harga relatif bertahan adalah rally heritage nya. Jika anda seorang rally fanboys, mungkin Evo dan WRX STi akan masuk ke shortlist mobil impian anda.


Mungkin jika ingin melihat proyeksi harga GR Yaris ke depan - kita bisa melihat harga Evo X SST Premium yang pernah dijual resmi oleh KTB (saat ini MMKSI).


Evo X SST di marketplace memiliki harga 600 - 700 juta-an tergantung kondisi dan spesifikasi. Semakin brutal spesifikasinya harganya bisa meroket sampai 800 juta.

Lancer Evolution X SST Premium Package yang sempat dijual oleh PT. Kramayudha Tiga Berlian (KTB) dengan harga 1,2 miliar. Salah satu cirinya adalah menggunakan velg BBS

( sumber )


Tetapi dulu harga baru mobil ini 1 miliar lebih - di 2008.


Yes Evo X bukan mobil super-limited seperti GR Yaris. Tetapi tetap saja dengan sedikitnya unit yang beredar, mobil ini bisa considered sebagai limited.


Apalagi bicara predecessornya : Evo 7 sampai 9 yang tak dijual ATPM, memiliki harga kurang lebih sama dengan populasi yang jauh lebih terbatas.


GR Yaris, mungkin sedikit diuntungkan dengan status "limited" dan dapat menjadi bahan untuk menahan harga tinggi di pasaran selama mungkin.


Tetapi ada paling tidak dua hal yang membuat GR Yaris, dan mobil - mobil sejenis, tidak dapat menjadi mobil yang sama "viral" nya dengan Suzuki Jimny.


Pertama, genre hot-hatchback tidaklah terlalu populer di Indonesia. Berbeda dengan genre Jip yang diusung oleh Suzuki Jimny, yang pernah populer di era '70s sampai akhir '90s. Begitu Suzuki Jimny keluar, terang saja seluruh orang Indonesia merasa nostalgic. Mungkin ada tidak sedikit yang beli Jimny baru hanya for the sake of nostalgia masa lalu, atau orang kaya yang mencari mobil fungsional.


Jimny sendiri mobil yang sangat bisa digunakan untuk kendaraan sehari - hari, sehingga ini membuat demand nya sangat kuat.


Kedua adalah harganya.


Kesulitan hot-hatchback di Indonesia adalah harganya dianggap tidak masuk akal. Pertama kali Civic Type R keluar dengan harga 1 miliar, seorang rekan saya mengatakan "ya mending BMW seri-5 naikannya lebih enak, logonya juga BMW".

Hot-hatchback seringkali memiliki ganjalan sudah seharga merek premium Eropa.


Artinya walau dikata terbatas sekalipun, bagi common sense kebanyakan orang mobil - mobil seperti ini adalah Toyota Yaris "mahal" dan "terbatas" - mereka tidak peduli apakah ini rally car atau bukan, atau betapa complicatednya engineering di dalamnya. It's just an expensive Toyota Yaris. Anda perlu jadi pure-bred petrolhead untuk paham mengapa sebuah "Yaris" layak diberi price tag tiga kali lebih mahal dari versi reguler.


Sedangkan Suzuki Jimny ? nameplate dengan heritage kuat, dan gaya desain jip 3-pintu retro modern itu memberi alasan cukup untuk disukai sangat banyak kalangan urban yang ingin tampil beda, tidak perlu anda jadi pure-bred petrolhead atau offroader untuk menyukai sebuah Jimny. Bagi offroader ia iconic dan tangguh, bagi wanita ia cute seperti MINI Cooper, bagi lifestyle influencer ia seperti pendongkrak citra yang ampuh. Literally everybody loves it.



Suzuki Jimny generasi empat adalah mobil yang diinginkan oleh (nyaris) semua orang : capable off-roader dengan tampang yang ikonik dan retro-modern.

( sumber )


Paling tidak pembeli Jimny punya alasan untuk memilih Jimny over sensible choice seperti Fortuner : di Fortuner anda akan terlihat seperti bapak-bapak pejabat middle-aged, tetapi di Jimny anda akan terlihat memiliki kasta seperti pengguna MINI Cooper dengan harga separuhnya : hipster, dinamis, plus adventurous.


Don't get me wrong, saya tidak sedang mengatakan GR Yaris jelek. Anda pembaca blog ini mengerti saya seorang engineering geek. In fact, ini mobil yang menarik untuk dimiliki dan harus anda miliki jika anda mengaku pecinta Toyota sejati atau penggemar motorsport.


Poin saya adalah don't expect much untuk "menggoreng" harganya secara tidak wajar.


Akhir kata, selamat bagi para pemesan yang beruntung mendapatkan kuota GR Yaris ini. Enjoy !



84 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page